Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 April 2024

Rabu, 03 April 2024

Foto Kegiatan Tarawih Keliling Pemdes Bulak Kecamatan Kandanghaur Indramayu

 




























Semangat Kebangkitan: Kegiatan TARLING Malam ke-24 di Bulan Ramadhan Desa Bulak







Kegiatan TARLING (Sholat Tarawih Keliling) pada minggu terakhir bulan Ramadhan 1445 H di Desa Bulak Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu menjadi momen yang istimewa bagi masyarakat setempat. Bersama-sama, Pj Kuwu Desa Bulak, Aparatur Pemerintah Desa Bulak, Ketua & Anggota BPD Desa Bulak, serta jama'ah setia, mereka menyambut malam ke-24 di bulan Ramadhan 1445 H dengan suka cita dan kekhusyukan yang menyeluruh.

Acara yang digelar di Musholah An-Nurasinah di Blok Bloran Rt.004 / Rw.003 ini dimulai dengan sholat Isya berjamaah, yang menjadi pembuka dari malam yang penuh berkah ini. Tidak hanya itu, Sholat Tarawih & Sholat Witir juga dilaksanakan berjamaah, menambah kehangatan suasana kebersamaan dalam ibadah.

Meskipun dilakukan di tempat yang sederhana, semangat jama'ah tetap menyala. Hingga di penghujung bulan suci Ramadhan, antusiasme mereka tidak luntur. Semangat untuk mengikuti kegiatan TARLING tetap membara, seolah menjadi penanda kebersamaan dan kekompakan dalam menjalankan ibadah.

Momen tersebut juga menjadi kesempatan bagi Pj. Kuwu Desa Bulak, Bpk. H. Khaerudin, M.Pd.I, untuk memberikan sekapur sirih sambutan. Beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada pengurus musholah yang telah turut mendukung kegiatan ini. Selaras dengan visi pembangunan Pemkab Indramayu yang digagas Bupati Ibu Hj. Nina Agustina, yaitu INDRAMAYU BERMARTABAT (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat), kehadiran acara TARLING juga menjadi wujud dari semangat bersama dalam mencapai visi tersebut.

Dalam sambutannya, Pj. Kuwu juga mengajak jama'ah/masyarakat untuk turut serta dalam pembangunan di bidang masing-masing. Memberikan masukan dan kritik untuk keberlangsungan pembangunan desa menjadi bagian penting dari peran aktif masyarakat. Dengan demikian, pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi ke masa depan dapat terwujud.

Tak lupa, doa restu dari jama'ah juga dimohonkan agar kesuksesan pembangunan Desa Bulak dengan moto BULAK CERIA (Cepat, Efisien, Ramah, Inovatif, Aktif) dapat tercapai. Doa dari hati yang tulus menjadi bagian dari kekuatan yang mendorong setiap langkah pembangunan menuju arah yang lebih baik.

Setelah acara selesai, suasana ramah tamah dan silaturahmi terjadi antara jama'ah dan Pemerintah Desa Bulak. Momen ini bukan hanya sekadar berbincang, namun juga mempererat tali persaudaraan di antara mereka. Dengan suguhan yang disediakan dengan sederhana, tetapi penuh kehangatan, hubungan yang terjalin menjadi lebih erat dan berarti.

Dengan demikian, kegiatan TARLING bukan hanya sebuah acara ibadah rutin, namun juga menjadi momentum berharga bagi masyarakat Desa Bulak. Kebersamaan, kekompakan, dan semangat untuk berpartisipasi dalam pembangunan adalah inti dari setiap langkah yang diambil. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, membawa berkah dan kebaikan bagi semua.

Dalam perjalanan menuju masa depan yang lebih cerah, Desa Bulak terus berupaya untuk menjadi teladan dalam pembangunan yang berkelanjutan. Dengan semangat BULAK CERIA, mereka mengejar kemajuan dengan cepat, efisien, dan inovatif, sambil tetap memperhatikan nilai-nilai keagamaan dan kebersihan.

Setiap langkah yang diambil, termasuk kegiatan TARLING ini, merupakan bukti dari komitmen yang kuat untuk mewujudkan cita-cita bersama. Dukungan dari Pemerintah Desa, tokoh masyarakat, dan seluruh jama'ah menjadi pendorong utama dalam setiap perubahan yang diusung.

Melalui kegiatan seperti ini, hubungan yang harmonis antara masyarakat dan pemerintah semakin terjalin erat. Transparansi, partisipasi aktif, dan komunikasi yang baik menjadi landasan utama dalam membangun desa yang lebih baik.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat ikatan keagamaan di antara jama'ah. Sholat Tarawih keliling bukan hanya sekadar ibadah, namun juga merupakan momen untuk saling mendekatkan diri kepada Allah SWT dan sesama.

Seiring dengan berakhirnya kegiatan TARLING, semangat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan desa tidak boleh surut. Setiap individu diharapkan tetap aktif dalam memberikan ide, dukungan, dan tenaga untuk mewujudkan visi bersama.

Demikianlah, kegiatan TARLING malam ke-24 di bulan Ramadhan menjadi tonggak bersejarah bagi Desa Bulak. Semangat kebersamaan, kekompakan, dan semangat berinovasi terus mengalir, membawa harapan untuk masa depan yang lebih gemilang. Dengan tekad yang kuat dan doa yang tulus, Desa Bulak siap menghadapi setiap tantangan dan meraih kesuksesan yang gemilang.

Minggu, 31 Maret 2024

Foto Kegiatan Pemdes Bulak Kandanghaur Tarawih Keliling Musholah Al Cipta Rasa

 Foto Kegiatan Pemdes Bulak Kandanghaur Tarawih Keliling Musholah Al Cipta Rasa
Blok Bloran Rt.003 Rw.003 Desa Bulak Kec. Kandanghaur Kab. Indramayu















Sabtu, 30 Maret 2024

TARLING: Tradisi Unik Ramadan di Desa Bulak yang Menginspirasi

Kumpulan foto-foto yang lebih lengkap



Ramadan, bulan suci dalam Islam, menjadi momen bagi umat Muslim untuk merenungkan spiritualitas, beribadah, dan melakukan sholat berjamaah. Di Desa Bulak, yang terletak di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, tradisi Sholat Tarawih Keliling (TARLING) telah menjadi praktik yang dijunjung tinggi selama bertahun-tahun, menyatukan komunitas dalam ibadah dan persaudaraan.

Pada malam Sabtu, 30 Maret 2024, yang menandai malam ke-20 Ramadan tahun 1445 H, warga Bulak berkumpul di Musholah As-Syafar di blok Jongor Dampyang Rt.001 Rw.001 untuk acara TARLING. Di antara peserta adalah Pj. Kuwu Desa Bulak, perwakilan Pemerintah Desa, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Acara dimulai dengan sholat Isya berjamaah, dipimpin oleh Pj. Kuwu Desa Bulak yang terhormat. Saat komunitas berdiri bersama, bersama-sama sujud, suasana kedamaian menyelimuti ruang sholat yang sederhana.

Setelah sholat Isya, jamaah melanjutkan dengan sholat Tarawih dan Witir, yang dipimpin oleh Imam yang ditunjuk. Meskipun suasana seadanya, para peserta tetap bersemangat dalam ibadah mereka, mencari pahala spiritual dan ridho Ilahi.

Acara TARLING tidak hanya menjadi platform untuk memperbaharui spiritualitas, tetapi juga menyoroti semangat kebersamaan yang kuat di Bulak. Meskipun lingkungan yang sederhana, para peserta menunjukkan antusiasme yang teguh, menegaskan komitmen mereka terhadap iman dan persaudaraan komunal.

Dalam pidato yang ramah setelah sholat, Pj. Kuwu Desa Bulak, Bapak H. Khaerudin, M.Pd.I, menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada pengurus musholah atas dukungan mereka dalam memfasilitasi acara. Dia mendorong jamaah untuk berpartisipasi aktif dalam inisiatif pembangunan desa, menekankan pentingnya upaya kolektif dalam memajukan kemajuan. Selain itu, dia meminta masukan dan saran dari peserta untuk rencana pembangunan desa baik jangka pendek maupun jangka panjang. Terakhir, dia memohon doa dan dukungan dari masyarakat untuk mewujudkan visi Bulak yang sejahtera dan berkembang, yang digambarkan dalam motto "BULAK CERIA" (Cepat, Efisien, Ramah, Inovatif, Aktif).

Acara TARLING di Desa Bulak menggambarkan essensi Ramadan - memupuk pertumbuhan spiritual, memperkuat ikatan komunitas, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif. Saat warga pulang, mereka membawa bukan hanya berkah dari ibadah malam itu, tetapi juga komitmen yang diperbaharui untuk berkontribusi pada pembangunan holistik desa mereka.

Meningkatkan Kualitas Ibadah

Acara TARLING bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah. Dalam suasana yang penuh kebersamaan, para jamaah dapat saling memberi dorongan dan dukungan untuk tetap khusyuk dalam ibadah mereka. Dengan beribadah bersama di tempat-tempat yang berbeda-beda, juga menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan dalam menjalani ibadah sehari-hari.

Membangun Hubungan Sosial

Selain aspek keagamaan, acara TARLING juga menjadi momen untuk membangun hubungan sosial antarwarga. Dalam suasana yang santai setelah sholat, para peserta dapat berbincang-bincang, saling bertukar pengalaman, dan mempererat tali persaudaraan. Hal ini penting dalam memperkuat ikatan antaranggota masyarakat dan menciptakan lingkungan yang harmonis.

Mengapresiasi Kebersamaan dalam Kesederhanaan

Meskipun dilaksanakan di tempat yang sederhana, kegiatan TARLING mengajarkan arti pentingnya kebersamaan dalam kesederhanaan. Tanpa perlu memperhatikan kemewahan atau ukuran tempat, komunitas Bulak tetap dapat merasakan kehangatan dan kekuatan dari ibadah bersama. Hal ini menjadi contoh nyata bahwa kebersamaan tidak tergantung pada materi, tetapi pada semangat persaudaraan.

Menginspirasi Keterlibatan Masyarakat

Acara TARLING juga memiliki dampak positif dalam mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan keagamaan dan pembangunan desa. Dengan melihat partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat, warga lainnya menjadi terdorong untuk ikut berperan serta dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi kemajuan desa. Ini membantu menciptakan atmosfer kolaboratif yang memperkuat solidaritas sosial.

Kesempatan untuk Berbagi Nilai-Nilai Keagamaan

Selain melaksanakan sholat berjamaah, acara TARLING juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan. Melalui sambutan dan pesan dari Pj. Kuwu Desa Bulak, nilai-nilai seperti kebersamaan, kerja sama, dan gotong royong ditekankan sebagai landasan dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Hal ini menciptakan lingkungan yang kondusif untuk peningkatan spiritualitas dan kesejahteraan bersama.

Menumbuhkan Rasa Bangga akan Identitas Lokal

TARLING juga menjadi bagian dari identitas lokal Desa Bulak yang patut dibanggakan. Dengan menjaga dan mewariskan tradisi ini dari generasi ke generasi, masyarakat Bulak dapat mempertahankan warisan budaya yang kaya dan unik. Hal ini juga memberikan kesempatan bagi penduduk setempat untuk lebih mengenal dan mencintai Desa Bulak sebagai tempat tinggal dan komunitas yang mereka cintai.

Sholat Tarawih Keliling (TARLING) di Desa Bulak tidak hanya merupakan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga simbol kebersamaan, partisipasi aktif masyarakat, dan warisan budaya yang patut dijaga. Melalui kegiatan ini, komunitas Bulak dapat terus memperkuat ikatan sosial, meningkatkan kualitas ibadah, dan membawa dampak positif bagi pembangunan desa secara keseluruhan. (Rofi)

Warta Populer