Potret Seputar Kec.Kandanghaur Kab.Indramayu Jawa Barat Indonesia beserta keanekaragamannya.
Minggu, 31 Maret 2024
Foto Kegiatan Pemdes Bulak Kandanghaur Tarawih Keliling Musholah Al Cipta Rasa
Sabtu, 30 Maret 2024
TARLING: Tradisi Unik Ramadan di Desa Bulak yang Menginspirasi
Kumpulan foto-foto yang lebih lengkap
Ramadan, bulan suci dalam Islam, menjadi momen bagi umat Muslim untuk merenungkan spiritualitas, beribadah, dan melakukan sholat berjamaah. Di Desa Bulak, yang terletak di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, tradisi Sholat Tarawih Keliling (TARLING) telah menjadi praktik yang dijunjung tinggi selama bertahun-tahun, menyatukan komunitas dalam ibadah dan persaudaraan.
Pada malam Sabtu, 30 Maret 2024, yang menandai malam ke-20 Ramadan tahun 1445 H, warga Bulak berkumpul di Musholah As-Syafar di blok Jongor Dampyang Rt.001 Rw.001 untuk acara TARLING. Di antara peserta adalah Pj. Kuwu Desa Bulak, perwakilan Pemerintah Desa, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Acara dimulai dengan sholat Isya berjamaah, dipimpin oleh Pj. Kuwu Desa Bulak yang terhormat. Saat komunitas berdiri bersama, bersama-sama sujud, suasana kedamaian menyelimuti ruang sholat yang sederhana.
Setelah sholat Isya, jamaah melanjutkan dengan sholat Tarawih dan Witir, yang dipimpin oleh Imam yang ditunjuk. Meskipun suasana seadanya, para peserta tetap bersemangat dalam ibadah mereka, mencari pahala spiritual dan ridho Ilahi.
Acara TARLING tidak hanya menjadi platform untuk memperbaharui spiritualitas, tetapi juga menyoroti semangat kebersamaan yang kuat di Bulak. Meskipun lingkungan yang sederhana, para peserta menunjukkan antusiasme yang teguh, menegaskan komitmen mereka terhadap iman dan persaudaraan komunal.
Dalam pidato yang ramah setelah sholat, Pj. Kuwu Desa Bulak, Bapak H. Khaerudin, M.Pd.I, menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada pengurus musholah atas dukungan mereka dalam memfasilitasi acara. Dia mendorong jamaah untuk berpartisipasi aktif dalam inisiatif pembangunan desa, menekankan pentingnya upaya kolektif dalam memajukan kemajuan. Selain itu, dia meminta masukan dan saran dari peserta untuk rencana pembangunan desa baik jangka pendek maupun jangka panjang. Terakhir, dia memohon doa dan dukungan dari masyarakat untuk mewujudkan visi Bulak yang sejahtera dan berkembang, yang digambarkan dalam motto "BULAK CERIA" (Cepat, Efisien, Ramah, Inovatif, Aktif).
Acara TARLING di Desa Bulak menggambarkan essensi Ramadan - memupuk pertumbuhan spiritual, memperkuat ikatan komunitas, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif. Saat warga pulang, mereka membawa bukan hanya berkah dari ibadah malam itu, tetapi juga komitmen yang diperbaharui untuk berkontribusi pada pembangunan holistik desa mereka.
Meningkatkan Kualitas Ibadah
Acara TARLING bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah. Dalam suasana yang penuh kebersamaan, para jamaah dapat saling memberi dorongan dan dukungan untuk tetap khusyuk dalam ibadah mereka. Dengan beribadah bersama di tempat-tempat yang berbeda-beda, juga menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan dalam menjalani ibadah sehari-hari.
Membangun Hubungan Sosial
Selain aspek keagamaan, acara TARLING juga menjadi momen untuk membangun hubungan sosial antarwarga. Dalam suasana yang santai setelah sholat, para peserta dapat berbincang-bincang, saling bertukar pengalaman, dan mempererat tali persaudaraan. Hal ini penting dalam memperkuat ikatan antaranggota masyarakat dan menciptakan lingkungan yang harmonis.
Mengapresiasi Kebersamaan dalam Kesederhanaan
Meskipun dilaksanakan di tempat yang sederhana, kegiatan TARLING mengajarkan arti pentingnya kebersamaan dalam kesederhanaan. Tanpa perlu memperhatikan kemewahan atau ukuran tempat, komunitas Bulak tetap dapat merasakan kehangatan dan kekuatan dari ibadah bersama. Hal ini menjadi contoh nyata bahwa kebersamaan tidak tergantung pada materi, tetapi pada semangat persaudaraan.
Menginspirasi Keterlibatan Masyarakat
Acara TARLING juga memiliki dampak positif dalam mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan keagamaan dan pembangunan desa. Dengan melihat partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat, warga lainnya menjadi terdorong untuk ikut berperan serta dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi kemajuan desa. Ini membantu menciptakan atmosfer kolaboratif yang memperkuat solidaritas sosial.
Kesempatan untuk Berbagi Nilai-Nilai Keagamaan
Selain melaksanakan sholat berjamaah, acara TARLING juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan. Melalui sambutan dan pesan dari Pj. Kuwu Desa Bulak, nilai-nilai seperti kebersamaan, kerja sama, dan gotong royong ditekankan sebagai landasan dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Hal ini menciptakan lingkungan yang kondusif untuk peningkatan spiritualitas dan kesejahteraan bersama.
Menumbuhkan Rasa Bangga akan Identitas Lokal
TARLING juga menjadi bagian dari identitas lokal Desa Bulak yang patut dibanggakan. Dengan menjaga dan mewariskan tradisi ini dari generasi ke generasi, masyarakat Bulak dapat mempertahankan warisan budaya yang kaya dan unik. Hal ini juga memberikan kesempatan bagi penduduk setempat untuk lebih mengenal dan mencintai Desa Bulak sebagai tempat tinggal dan komunitas yang mereka cintai.
Sholat Tarawih Keliling (TARLING) di Desa Bulak tidak hanya merupakan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga simbol kebersamaan, partisipasi aktif masyarakat, dan warisan budaya yang patut dijaga. Melalui kegiatan ini, komunitas Bulak dapat terus memperkuat ikatan sosial, meningkatkan kualitas ibadah, dan membawa dampak positif bagi pembangunan desa secara keseluruhan. (Rofi)
Selasa, 26 Maret 2024
Malam ke-15 yang Penuh Berkah: Kegiatan Sholat Tarawih Keliling di Desa Bulak
Tradisi Keagamaan yang Membawa Kedamaian: Kegiatan Sholat Tarawih Keliling (TARLING) di Desa Bulak
Kegiatan Sholat Tarawih Keliling (TARLING) telah menjadi salah satu momen yang dinanti-nanti oleh masyarakat Desa Bulak setiap tahunnya, khususnya di bulan suci Ramadhan. Pada malam ke-15 di bulan Ramadhan 1445 H, tradisi ini kembali bergulir dengan penuh kehangatan di Musholah Al-Mu'minin, yang terletak di blok Kalisong Rt.002 Rw.004 Desa Bulak Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu. Meskipun sederhana, kegiatan ini mampu menyatukan jama'ah dalam kebersamaan dan ketulusan dalam beribadah.
Suasana Ibadah yang Memikat di Musholah Al-Mu'minin: Khusyuk dan Penuh Makna
Musholah Al-Mu'minin menjadi saksi bisu dari kebersamaan dan kekhusyukan umat Islam Desa Bulak dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Acara dimulai dengan Sholat Isya berjamaah, yang diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh jama'ah. Kemudian, Sholat Tarawih dan Sholat Witir dilanjutkan dengan penuh semangat. Meskipun tempatnya sederhana, setiap sudut musholah dipenuhi dengan ketenangan dan kekhusyukan yang mengalir begitu saja. Hal ini menunjukkan betapa dalamnya keimanan dan kecintaan masyarakat Desa Bulak terhadap ibadah, serta harapannya akan mendapatkan pahala dan ridho Ilahi.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Desa: Peran Aktif Pj. Kuwu Desa Bulak
Peran aktif Pj. Kuwu Desa Bulak, Bapak H. Khaerudin, M.Pd.I, dalam mendukung kegiatan keagamaan sangatlah penting. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada sesepuh desa, pemuka agama, dan pengurus musholah yang telah mendukung kegiatan tersebut serta memfasilitasi masyarakat dalam beribadah. Selaras dengan visi dan misi Pemkab Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Ibu Hj. Nina Agustina, Desa Bulak turut menjunjung tinggi nilai-nilai INDRAMAYU BERMARTABAT (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat).
Masyarakat Berperan Aktif dalam Pembangunan Desa
Partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa menjadi kunci keberhasilan bagi Desa Bulak. Dalam sambutannya, Pj. Kuwu Desa Bulak juga mengajak seluruh jama'ah dan masyarakat untuk turut serta dalam pembangunan desa, baik dalam bidang fisik maupun sosial. Masukan dan kritik dari masyarakat dianggap penting untuk kelangsungan pembangunan desa baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. Semua doa dan dukungan dari jama'ah juga diharapkan agar Desa Bulak dapat sukses dalam upayanya, mengusung semangat Moto BULAK CERIA (Cepat, Efisien, Ramah, Inovatif, Aktif) .
Dari kegiatan Sholat Tarawih Keliling (TARLING) ini diharapkan kedepannya dapat membawa harum nama Desa Bulak. Apresiasi dengan mengisi kegiatan Ramadhan ini semoga membawa semangat baru, guna kebersamaan dan ketulusan dalam beribadah serta membangun desa terus menggelora. (ROFI)
Senin, 25 Maret 2024
Mencari Kedamaian Di Bumi
Manusia diturunkan oleh Allah SWT ke muka bumi agar menjadi khalifah, mewakili kebenaran dan membina ketenteraman. Amanat Allah ini seyogyanya dapat dipikul semenjak dini. Dan betapa kita menyelesaikan amanat Allah sepanjang kurun waktu kehidupan di dunia ini kelak akan dimintai pertanggung jawabannya dan diperiksa dengan seksama.
Kita tidak membawa apa-apa saat lahir ke dunia, kita hanya datang dengan membawa tangis dan dalam kondisi yang bersih dan telanjang. Allah kemudian memberi kita bekal, yakni akal. Karena dengan akal inilah manusia kemudian diperintahkan mengolah kehidupan di dunia, menggali laut, menembus angkasa luas, untuk mensejahterakan umat manusia dan bukan sebaliknya. Dengan akal, manusia harus mampu berfikir dan sadar bahwa mereka sebenarnya fana, lemah, dan membutuhkan bantuan orang lain, makhluk lain, flora, fauna, atau alam ciptaan Allah seluruhnya.
Kemudian bersyukurlah dengan kenikmatan itu, berbaktilah serta berikan manfaat kepada segala yang diluar dirinya. Anaknya, istrinya, rakyatnya, dan alam sekitarnya. Sebab kelestarian pada yang lain adalah demi kelestarian dirinya juga. Demikian itu merupakan sabda Nabi Muhammad SAW yang berbunyi : “Sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling banyak manfaatnya kepada manusia “.
Namun kadangkala kita tidaklah mampu mempergunakan akal dengan sebaik-baiknya. Jangkauan dan pandangan manusia seringkali terlalu sempit dan dangkal. Mereka kerapkali berkejaran seolah-olah membangun dunia sekarang, akan tetapi pada kenyataannya malah cuma membangun dunianya masing-masing. Mereka tidaklah sadar, mereka lalai bahwa yang sekarang ini akan membekas dimasa yang akan datang. Yang lebih celakanya lagi bila seseorang telah mengejar dunianya sampai tega mencelakai dan mendzolimi orang lain.
Padahal Allah dengan tegas berfirman : “ Hai, orang-orang yang percaya. Takutlah kepada Allah Dan hendaklah kamu berjaga-jaga terhadap apa yang telah berlalu bagi sejarah yang akan datang. Takutlah kamu kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha tahu atas apa yang kalian kerjakan. “ (Al-Hasyar : 18).
Banyak kejadian, bencana akhir-akhir ini di negeri Indonesia tercinta. Mungkin kita perlu merenung sejenak banyak perilaku kita yang telah menyimpang dari ajaran Allah. Perilaku yang disadari hingga yang tidak kita sadari. Bangsa yang telah banyak mengalami keterpurukan moral. Mungkin segala sesuatu ini ada hikmahnya dan Allah memberikan cobaan. Segala sesuatu kita embalikan kepada Allah, memohon ampun, memohon doa agar diberi kehidupan yang sejahtera, damai, di dunia dan akhirat. Amin.(Rofi)
Minggu, 24 Maret 2024
Berpakaian Menurut Kacamata Islam
Berpakaian Menurut Kacamata Islam Pakaian merupakan salah satu anugrah bagi manusia yang sekaligus membedakannya dari makhluk-makhluk lainnya di dunia. Pakaian juga merupakan salah satu simbol peradaban manusia. Itulah sebabnya, manusia yang tergolong primitif sekalipun, mengenal pakaian. Pakaian yang dikenakan manusia primitif sangat sederhana. Semakin maju peradaban manusia, semakin lengkap dan semakin indah pula pakaian mereka.
Pada zaman yang serba modern ini sesungguhnya merupakan suatu prestasi peradaban manusia. Seharusnya, semakin tingginya peradaban ini berdampak positif terhadap perkembangan tata berbusana. Hal ini mengingat bahwa pada zaman modern, dengan teknologi yang canggih, dapat memproduksi pakaian secara massal dalam waktu singkat.
Namun demikian, justru pada zaman yang modern ini seakan-akan dengan pakaiannya orang-orang mengembalikan peradabannya sendiri ke tingkat yang rendah. Secara hedonis, memang pakaian-pakaian modern tampak lebih indah. Akan tetapi, fungsinya sebagai penutup aurat, jelas-jelas diabaikan. Padahal, menurut syari’at Islam, menutup aurat adalah kewajiban agama. Sebagai muslim dan muslimah, tak bisa lain kita wajib mengamalkannya. Kewajiban menutup aurat sama wajibnya dengan shalat dan kewajiban-kewajiban lainnya.
Dalam Islam, fungsi pakaian sebagai keindahan dan penutup aurat ini tak dapat dipisahkan, sebagaimana firman Allah SWT : “ Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan pakaian untuk menutupi aurat dan pakaian yang indah untuk perhiasan. Pakaian taqwa adalah pakaian yang baik.” (Q.S.Al-A’raf : 26) Dalam ayat ini Allah SWT, menyebut pakaian yang baik sebagai pakaian taqwa. Pakaian ini meliputi kriteria : menutup aurat dan indah. Pakaian inilah yang layak digunakan untuk menghias ndiri dihadapan Allah SWT dan sesama manusia.
Disinilah ternyata Islam sangat memperhatikan hal-hal yang bersifat estetis pada manusia. Nabi Muhammad SAW bersabda : “Sesungguhnya Allah SWT itu indah dan suka dengan keindaha.” (HR.Muslim, Ibnu Majah dan Ahmad)Selanjutnya mari kita simak firman Allah SWT : “ Dan Dia(Allah SWT) menjadikan untuk kamu pakaian yang menjaga kamu dari panas dan pakaian yang memelihara kamu waktu berperang. Demikianlah Dia semurnakan nikmat-Nya bagimu supaya kamu berserah diri.” (An-Nahl : 81)
Dengan demikian fungsi pakaian yang ketiga adalah untuk menjaga kesehatan. Sebagai pelindung tubuh dari sengatan matahari, pakaian melindungi kita yang rentan bahaya bila terkena sinar matahari secara langsung. Disamping itu, pakaian juga menjaga agar temperatur tubuh terpelihara dari udara dingin diluar tubuh.
Fungsi pakaian yang paling penting adalah melindungi kita dari godaan setan yang terkutuk. Dinyatakan dalam firman Allah berikut : “ Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mu’min, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke dada-dada mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, dan supaya mereka tidak diganggu’ Allah maha pengampun dan maha penyayang” (Al-Quran : 24: 31). (Rofi)
Sabtu, 23 Maret 2024
Tarawih Keliling Bersama Plt Kuwu Desa Bulak: Merajut Keharmonisan dan Kebersamaan dalam Beribadah
Pada Hari Sabtu Malam Minggu, tanggal 22 Maret 2024, malam ke-13 di bulan Ramadhan 1445 H, warga Desa Bulak, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, menyatukan langkah dalam kegiatan Tarawih Keliling (TARLING) yang berkesan. Bertempat di Masjid Jami Al-Amin, blok Bloran Rt.002 Rw.003, suasana kekhusyukan menyelimuti setiap jengkal ruang. Acara dimulai dengan Sholat Isya berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan Sholat Tarawih dan Sholat Witir, semuanya dipenuhi dengan kebersamaan dan ketulusan hati.
Yang menarik perhatian adalah kehadiran tiga bilal muda yang memeriahkan suasana dengan suara adzan yang merdu. Mereka adalah santri-santri blok Bloran Desa Bulak yang dikenal dengan keindahan suara mereka. Suasana yang bersih, tertib, dan dilengkapi dengan peralatan audio yang baik turut menambah hikmat dalam acara TARLING kali ini.
Di penghujung acara, Plt Kuwu Desa Bulak, Bapak H. Khaerudin, M.Pd.I, didaulat untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya, beliau tidak hanya mengucapkan terima kasih kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atas fasilitas dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Desa Bulak, tetapi juga mengajak untuk terus bersama-sama membangun dan mendukung program-program pembangunan desa. Hal ini sejalan dengan semangat Indramayu Bermartabat, yang memprioritaskan kebersihan, keagamaan, kemajuan, keadilan, kesejahteraan, serta kehebatan bagi seluruh masyarakat.
Dengan demikian, kegiatan TARLING tidak hanya menjadi rutinitas ibadah semata, melainkan juga sebagai ajang untuk merajut kebersamaan, keharmonisan, dan kepedulian antarwarga Desa Bulak. Melalui momen-momen seperti ini, diharapkan semangat beribadah dan gotong royong dapat terus menggelora, membawa berkah serta kebaikan bagi seluruh komunitas.
Sebagai sebuah tradisi yang telah berlangsung turun temurun, TARLING tidak hanya memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga memperkokoh jalinan silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di antara warga desa. Kebersamaan dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan, dari mulai kegiatan keagamaan hingga pembangunan desa, merupakan cermin dari semangat gotong royong dan rasa saling memiliki yang tinggi di Desa Bulak.
Tentu saja, keberhasilan acara TARLING tidak terlepas dari peran serta semua pihak, baik itu Plt Kuwu, BPD, DKM Masjid, maupun seluruh perangkat desa yang dengan tulus ikut serta dalam menyelenggarakan acara tersebut. Kehadiran dan partisipasi aktif masyarakat juga menjadi kunci utama kesuksesan acara ini. Dengan demikian, setiap langkah dan upaya yang dilakukan bersama akan memberikan dampak yang positif bagi kemajuan dan kesejahteraan Desa Bulak secara keseluruhan.
Sebagai sebuah desa yang berkomitmen untuk terus maju dan berkembang, Desa Bulak tidak hanya mengandalkan potensi alamnya, tetapi juga kearifan lokal dan semangat gotong royong yang telah menjadi bagian dari identitas dan kekuatan masyarakatnya. Dengan menjaga dan mengembangkan tradisi seperti TARLING, diharapkan Desa Bulak tetap menjadi tempat yang nyaman, sejahtera, dan harmonis bagi seluruh warganya.(ROFI)
Rabu, 13 Maret 2024
KEGIATAN SHOLAT TARAWIH KELILING (TARLING) KUWU DESA BULAK 13 MARET 2024
KEGIATAN KHUSUS BULAN RAMADHAN 1445 H
RABU MALAM KAMIS 13 MARET 2024
LOKASI : MASJID JAMI AL MUJAHIDIN DESA BULAK BLOK JONGOR 1 RT.003/RW.001
turut dihadiri oleh Kuwu Plt Desa Bulak Bapak H. Khaerudin, M.Pd.I
dan jajaran Aparatur Desa Bulak beserta jajaran BPD Desa Bulak
Setiap tahun, umat muslim di Desa Bulak, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, selalu menantikan momen istimewa dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Salah satu acara yang menjadi tradisi dan rutin diadakan setiap tahun adalah sholat tarawih keliling, atau yang biasa disebut tarling, di Masjid Jami Al Mujahidin.
Pada tahun 1445 Hijriah, tepatnya pada Rabu, 13 Maret 2024, bulan Ramadhan tiba dengan berkah dan kegembiraan. Warga Desa Bulak telah bersiap-siap untuk menyambut acara tarling yang selalu menjadi momen yang dinantikan setiap tahunnya.
Masjid Jami Al Mujahidin yang terletak di Blok Jongor I Rt. 003 Rw. 001 Desa Bulak, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, menjadi saksi bisu dari kegiatan keagamaan yang dilaksanakan dengan penuh kekhusyukan. Walaupun malam itu cuaca hujan rintik-rintik.
Pukul 19.30, suasana masjid semakin ramai dengan kedatangan jamaah yang akan mengikuti tarling. Mereka datang dengan penuh semangat dan rasa syukur karena dapat berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan yang sangat istimewa ini.
Tidak hanya warga biasa, acara tarling kali ini juga turut dihadiri oleh Plt Kuwu Desa Bulak, Bapak H. Khaerudin, M.Pd.I, yang telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Beliau datang bersama jajaran aparatur desa dan Ketua BPD Desa Bulak beserta anggota, menunjukkan dukungan mereka terhadap kegiatan keagamaan ini.
Seiring dengan memasuki waktu Isya sholat berjamaah pun dilaksanakan diikuti oleh seluruh jamaah yang hadir. Suasana khusyuk terasa begitu mengalir di dalam masjid yang dipenuhi dengan cahaya rembulan yang bersinar masuk melalui jendela-jendela.
Setelah sholat Maghrib selesai, acara tarling pun dimulai. Jamaah membentuk barisan rapi dan kompak, siap untuk melaksanakan sholat tarawih di sekitar desa Bulak. Langkah mereka penuh semangat, tidak terhalang oleh cuaca hujan, karena mereka yakin bahwa setiap langkah yang mereka ambil adalah langkah menuju keberkahan.
Dalam tarling kali ini, ada keistimewaan tersendiri. Selain kehadiran Plt Kuwu Desa Bulak dan jajaran aparatur desa, juga terdapat kejutan yang membuat acara semakin berkesan. Di akhir acara, Plt Kuwu Desa Bulak, Bapak H. Khaerudin, M.Pd.I, memberikan bingkisan kepada Imam Masjid dan Bilal sebagai tanda terima kasih atas kerja keras mereka dalam mengisi segala kegiatan rutin khususnya sholat tarawih bersama selama bulan suci Ramadhan.
Bingkisan tersebut tidak hanya sebagai simbol penghargaan, tetapi juga sebagai ungkapan terima kasih yang mendalam atas dedikasi mereka terhadap kegiatan keagamaan di masjid tersebut. Hal ini membuat suasana akhir tarling semakin hangat dan penuh dengan kebahagiaan.
Saat tarling selesai, jamaah meninggalkan masjid dengan hati yang penuh dengan kedamaian dan kebahagiaan. Mereka pulang dengan perasaan puas dan penuh rasa syukur atas kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT untuk dapat beribadah dengan khidmat di bulan suci Ramadhan.
Acara tarling di Masjid Jami Al Mujahidin tidak hanya sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga merupakan ajang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dan meningkatkan rasa kebersamaan dalam beribadah. Semoga tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Desa Bulak, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. (Rofi)
Warta Populer
-
LOGO SEKOLAH DI KECAMATAN KANDANGHAUR : LOGO OSIS SMA AT-TAQWA KANDANGHAUR LOGO SMK PGRI KANDANGHAUR LOGO SMA NEGERI 1 KANDANGHA...
-
Foto Kandanghaur : Suasana Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 H Tampak masyarakat Kandanghaur Berbondong-bondong datang ke Lapangan hin...
-
"bekas peternakan sapi terbesar yang kini tinggal bangunan tua yang tiada huni" Lokasi : Desa Kamplong Kec. Kandanghaur Ka...
-
FOTO - FOTO TAMBAK DI KECAMATAN KANDANGHAUR KABUPATEN INDRAMAYU
-
FOTO - FOTO HANKAM DI KECAMATAN KANDANGHAUR KABUPATEN INDRAMAYU POLSEKTIF KANDANGHAUR